![]() |
| Sumarecon bekasi 16 januari 2016 |
Sabtu, 16 Januari 2016
3.15 tahun 1998 smpn 2 bekasi
Kamis, 14 Januari 2016
Dulu
Berjalan dalam hampa, mungkin terlalu lama meninggalkannya, butuh sesuatu yang dulu, masa lalu yang menyenangkan. Bukan tentang sosok, tapi tentang suasana, duluuuuu....masa itu....
Sabtu, 26 Desember 2015
Ramuan (bawang putih tunggal, bawang bombay dan jeruk nipis)
Jumat, 25 Desember 2015
Selamat hari Ibu
Saya baru menulis tentang hari Ibu saat ini, jauh setelah perayaan di tanggal 22 desember, tapi tetap sama rasanya menulis tentang mama gak akan pernah beda.
Ibu yang sering saya panggil mama memiliki kepribadian kuat, keras dan tidak bisa dibantah. Mama dan Papa berprofesi sebagai guru, sejak saya belum lahir mereka sudah mengabdikan diri pada negara untuk mendidik manusi-manusia juara.
Dalam ingatan saya mama jarang hadir dalam belajar saya, selalu papa yang mengajari kami pekerjaan rumah. Mama akan hadir bila saya akan pentas, mama adalah pendorong terbesar untuk kepercayaan diri saya, menari, lomba putri citra, lomba puisi, sampai lomba menyanyi yang jelas-jelas suara saya fals dan dulu mama meyakinkan saya kalau saya bisa.
Saya tumbuh menjadi anak yang percaya diri berlebih ditengah tubuh saya yang lebih pendek dibanding teman seangkatan saya bahkan dibanding mama sekalipun. Kepercayaan diri saya membuat saya selalu mengambil keputusan sendiri, saya tumbuh menjadi pribadi yang jarang berkonsultasi dan bermusyawarah dengan siapapun. Saya pun jarang bercerita pada mama tentang apa yang saya alami, bullying, rasa lelah atau teman yang tidak menyenangkan. Kesibukan mama salah satu faktornya. Kami (saya dan adik-adik) memang disediakan fasilitas asisten rumah tangga dari kecil, walau mama jarang ada di rumah tapi kami tidak pernah diminta mengurus rumah. Dulu saya berfikir mama lebih cenderung menyayangi asisten kami, karena kamilah yang kerap dimarahi atas tingkah tidak baik asisten kami. Bahkan saya pernah dikunci tidak bisa masuk rumah oleh asisten kami karrna sepulang sekolah saya main leluar rumah, hal ini membuat saya maksa manjet pagar dan berakhir kaki bagian atas saya robek dan itu tidak saya ceritakan pada mama, saya mencari obat sendiri agar luka tertutup, alhamdulillah walau diakhir membuat keloid tapi luka sembuh dan saya tidak infeksi. Sampai saat inipun mama tidak pernah tau kejadian ini, karna mama cenderung membela asisten kami dahulu.
Beberapa tahun lalu saya sempat mengingatkan kembali pada mama tentang segudang pembelaan mama di waktu lampau terhadap art kami, dan mama menjawab bahwa hal itu semata agar anak-anak mama dijaga dengan baik oleh asisten. Ya, akhirnya kami pahami hal itu. Beberapa tahun lalu saya berfikir untuk tidak menitipkan anak saya kelak pada art tapi kok ya gimana, saya kan bekerja kalau bukan art siapa yang kelak akan membantu saya membersihkan rumah dan ngejaga anak saya kelak, hidup memang harus realistis gank.
Dibalik kekurangan mama tetap mamalah juaranya, manusia yang diciptakan Allah unyuk menjaga saya dan adik-adik, memenuhi kebutuhan saya sejak dalam kandungan hingga besar, Ibu yang selalu menuruti keinginan putrinya yang aneh-aneh. Kata mama sayalah anaknya yang paling bahagia, putri pertama yang sering bertualang dan ikut kegiatan tanpa pernah terbantahkan hahhahahha.
Mama selalu hadir saat saya sakit dari saya lahir hingga saya dewasa ini dan sudah memiliki rumah tangga, karena saya selalu minta dikerokin mama kalau dirasa masuk angin, suami saya mah ngeroknya gak profesional hahhaha. Yah sudah sebesar ini, saya belum bisa kasih apa-apa sama mama, belum bisa ngebahagiain, belum bisa setiap hari hadir di rumah mama, belum bisa ngasih cucu. Pasti mama paham kekurangan anaknya.
Terima kasih ma sudah mengandung ima yang nyusahin ini, sudah mau ngerawat dan membesarkan, sudah mau memperhatikan. Maafkan jika anakmu belum sempurna dalam pengabdiannya. Walau saya selalu terlihat galak melarang ini itu, semata agar mama tetap sehat, tetap bersama kami yang lama, bisa menyaksikan cucu-cucu lahir dari kami anak-anakmu bersama papa tentunya.
Selamat hari Ibu ma....
Kamis, 24 Desember 2015
Ridho
Tentang Ridho sering sekali saya ceritakan didalam facebook, liburan panjang ini kami gagal ke purwokerto dan jogja, kondisi jantung papa yang semakin buruk karena pola hidup yang tak terjaga tentunyah, padahal cek ke dokter untuk persiapan mudik jogja karena pakde kakak iparnya papa meninggal di Yogya dan tiket kereta api serta pesawat sudah habis semua, rencana bawa mobil ke yk, alhasil gagal sudah.
liburan panjang ini kami semua stay di rumah, takziah diwakilkan adik yang tinggal di purwokerto. Saya mengisi liburan tentunya dengan masak banyak buat beberapa hari diselingi mengunjungi rumah mama papa yang memang butuh perhatian lebih, mau ke jalan raya rasanya enggan karena macet dimana-mana.
Konsekuensi terus ada di rumah adalah menerima kunjungan Ridho setiap saat.
Ridho anak usia 5 tahun yang tinggal disebelah rumah saya, dia anak yang menjadikan kami temannya, stiap saat selalu memanggil kami, sayangnya kadang kami acuh dengan dia, karena terkadang mengganggu manggilnya (teriak-teriak) walau sebenarnya termasuk anak manis kalau sudah di dalem rumah. Kasih boneka tahfidz dia akan ngutak-ngatik lagu dan doa, paling dia akan cerewet bertanya.
Siang ini dia kami ajak jajan ke sebuah mart, sebenarnya dia ingin beli mainan tapi kami larang, tubuhnya yang tinggi tapi kurus membuat kami selalu memperioritaskan makanan untuk dia beli, setelah selesai berbelanja kami pulang ke rumah. Gak tau kenapa dia berjalan ke arah rice cooker yang sedang terbuka, pertanyaan-pertanyaan mulai berdatangan
R: "ibu gak punya nasi ya?kok habis"
S: "iya do, kasian yah ibu, emang ridho punya nasi"
R: "aku mah banyak banget bu, gak habis-habis"
S: "wah enak dong"
R: "bu, kok ibu makan nasi putih?kan biasanya warna merah"
S: agak kaget karena Ridho ternyata memperhatikan kebiasaan makan kami, bahkan detail sampai materialnya "iya om lagi pingin putih, nanti kalau berasnya habis baru nasi merah lagi"
R: "dicampur aja bu, mbah juga suka gitu"
S: "gak enak ah"
Yup, saya gak pernah terfikir bahwa dia memperhatikannya tapi saya memang merasa anak ini jika dididik dengan baik akan jadi anak pintar, dia pernah komplain karena kami sering pergi sehingga dia tidak bisa main ke rumah dan dia menghapal jawaban kami ketika dia bertanya pada suami, karena suami sering menjawab jalan-jalan rahasia maka dia menyimpulkan sendiri kalau kami mau pergi dia akan jawab pertanyaannya sendiri "om mau jalan-jalan rahasia ya" pinterkan anak ini hahhaha. Pernah juga suatu kali kami membawa Ridho dan keluarga pergi kondangan bareng, didalam mobil dia berkata "oom ini namanya jalan-jalan rahasia ya" spontan kami tertawa semua mendengar celotehnya.
Ridho memang biasa di rawat mbah dan bulenya, mama papanya orang tua bekerja, gak ada yang salah dengan itu tapi terkadang tingkahnya membuat ngurut dada walau saya fikir kenakalan yang dikeluarkan masih dalam batas wajar. Saat ini Ridho sedang diajak Jumatan sama pak swamse, papa nya harus masuk kerja.
Kami memang bukan keluarga kandungnya, hanya tetangga yang baru kenal tapi kami juga bertanggung jawab akan tingkahnya karena kami teman bermainnya. Semoga saja pelajaran baik yang dia ambil dari kami bukan kebobrokan kami sebagai orang dewasa. Aamiin
Minggu, 20 Desember 2015
Lovely, mas Adam, umi arimbi serta ustadzah Tri Handayani
Duduk disamping jendela
Lihat mereka bermain bebas, bermain bebas
Bukan enggan bergabung
Bukan takut awan mendung, awan mendung
Tak terbayang yang dia pendam
Masih asik sendiri tersenyum jari menari
Kulihat dia menari
Tak pernah ada pedih meski sesekali perih
Meski sesekali perih
Tak terbayang yang dia rasa
[1]
My lovely ingat sakit ini
Sebagai cahaya dalam tiap langkahmu
Lovely yang kutahu pasti
bentang cerah masa depanmu menanti
Sejenak coba fikirkan
Apa yang mungkin tertanam
Tertanam dibalik mata
Tapi akhirnya apalah daya
Terhapus oleh senyumnya
Saat dia beri senyumnya
Repeat [1]
Masa depan menanti
Kulihat dia menari
Masa depan menanti
Sheila On 7 - My Lovely
Maaf ya akhir-akhir ini lagi jadi fans beratnya sheila on seven, akhirnya gw coba jadi stalker dan dari semua personil, keluarga pak Adamlah yang tetiba membuat hati gw terenyuh, di akun istri beliau ada sebuah kata-kata inspiratif buat anak tercinta yang sedang terbaring sakit.
Sedih bacanya ditambah pas baca sambil diiringi lagu lovely, sumpeh mewek dah.
Gw gak tau lovely sakit apa, separah apa atau seringan apa gw gak tau, tapi ada harap dalam bait kata-kata mba umi arimbi, sebagai wanita yang belum diberi kepercayaan punya anak di usia pernikahan gw yg hampir 5 tahun ini, bukan bearti empati terhadap anak kecil hilang tetap ada rasa yang tersayat-sayat.
Kalau lihat begini jadi teringat seorang ustadzah bernama Tri handayani, dengan segala cobaan tetap semangat menghadapi hidup, ujian gw belum ada apa-apanya tapi beliau yang ujiannya besar keyakinan akan kebesaran Allah sungguh luar biasa. Akhir kata gw berniat memberikan satu buku tulisan ustadzah Tri buat mba umi arimbi(maaf aku gak tau nama benarnya istri mas adam ini, hanya hasil stalkingan saja), kali aja bisa menambah semangat, menambah ilmu, serta menambah referensi ustadzah.
Buku sih sudah diberikan pada mas Adam lewat suami gw di acara hut SGJ, semoga saja sampai pada istri tercinta dan menambah semangat. Semoga saja kehidupan keluarganya berkah baik dan menjadi teladan.
Gak pernah ada yg ingin mendapat kesusahan, tapi belum dikatakan beriman seseorang jika belum mendapat ujian, semakin tinggi keimanan seseorang semakin besar ujian itu menghadang. Semoga saja kita semua masuk kedalam golongan yang tetap teguh dalam keimanan meski cobaan menerjang. Allah gak pernah tidur...berjuanglang dan Allah akan mempertimbangkannya
Semangat lovely....
Mencoba lebih baik
Pengalaman hadir di HUT Sheilagank Jabodetabek
Saat berencana menjadi member dilalah dibuka pendaftaran nonton acara HUT sheilagank jabodetabek yang k-8 dengan bintang tamu SO7, saya mah orangnya begitu, gak menyiakan kesempatan langsung daftar dan benar saja 3 hari setelahnya pembelian tiket di tutup karena membernya malah banyak yg belum beli tiket, hahhaha ....kami yang non member asik-asik aja walau dengan syarat kami wajib jadi member saat datang ke perayaan HUT SGJ.
Tepat tanggal 20 desember perayaan dilaksanakan, kami sampai di albero tebet pukul 11.00 sementara close gate pukul 12.00, maklum abdi negara ada perintah bebersih ya jadi bebersih dulu untuk kota bekasi tercintahhh hahhahhaha.
kami memilih duduk yang paling nyaman, hm...satu yang paling bikin salut sheilagank banyak yang rajin ibadahnya, sholat juhur dan asharnya tepat waktu, satulagi hal yang buat gw gak nyesel untuk masuk komunitas ini.
Acara dimulai dengan bagi-bagi hadiah, lalu tampilah band2 yang khusus menyanyikan lagu sheila, sekitar jam 2 duta sampai, kemudian diikuti mas adam. Duta sampai di venue langsung makan nasi kotak, keknya kelaparan delayed dari jogja ditambah ada kejadian pesawat Au jatuh (inalillahi wa inailaihirajiun). Kalau pak adam baru masuk, langsung cari mushola dan sholat. Nah disini kesempatan gw yang dah ada janji ngasih buku buat istri beliau dilancarkan, sayangnya gerakan gw gak segesit pak suami jadilah pak suami yang berhasil memberikan buku ke pak adam dan gw cuma melihat dari kejauhan plus takut bin malu sebenarnya haha tapi alhamdulillah buku inspiratif tulisan ustadzah Tri Handayani sudah diterima pak adam untuk sang istri umi arimbi.
Jam setengah 3 dan gw pingin wudhu persiapan sholat ashar, pas lagi ngantri tetiba muncul duta dan langsung wudhu di depan gw, jadi cengok pingin marah kesian nampaknya baru sholat djuhur karena buru2 dan memang gw agak jauh ngantrinya, minta foto?kagak dong, seperti biasa gw tuh paling gak bisa gangguin artis, penulis dan semacamnya, pasti diem aja. Duta nya juga bingung kali ya, ni orang ngapain pulak...kruk kruk kruk, gw ngambil wudhu jauh waktu dari sholat ashar mengingat perjuangan sholat di tempat itu saat waktu djuhur, penuhhhh booo. Semoga launge ini mendapat keberkahan dan berubah jadi tempat yang lebih baik dari fungsi sekarang (ini semacam bar gitu deh, disulap ada mushola sama panitia).
Kelar ashar sekitar jam setengah 4, waktunya bapak-bapak ini manggung, sumpeh dari semua lagu cuma lagu terakhir yang gw hafal, ketauan banget kan tua dan abal-abalnya gw.
jam 5 kurang seperapat kelar deh tu bapak-bapak bawain lagu, gw dan pak swamse langsung ngacir ke bebek ginyo kelaperan dari jam 11 gak makan apa-apa, eh disuguhin lagu SO7 yang kita hafal lengkap pulak hahhah, Allah maha baik guys, selalu ada gantinya, gak bisa ngikutin nyanyi yang asli tapi bisa nyanyi lewat radio.

Jam 5 pas mau ambil motor di parkiran ternyata rombongan personil SO7 baru keluar, rame dong parkiran tapi suami gw kan cool walau didepan kita ada brian tetep aja dia lewatin, suami suka banget SO7 tapi ya itu hanya penikmat lagunya bukan orangnya, padahal gw pingin juga foto bareng tapi jaga izzah, ikutin suami, langsung ke parkiran pakai jas hujan dan helm...eh keluarlah mobil avanza hitam dan nampak muka pak adam, spontan gw dadah dong dari jauh ternyata di bales boooo hahhahahha, yaudah deh selalu menyesal gak foto sama artis tapi selalu melakukan hal yang sama saat bertemu artis, suka sombong kalau didepan artis, jaga image kruk...kruk
Langsung caw pulang ke bekasi, acara HUT yang keren dan menyenangkan, selamat sekali lagi buat SGJ...jalan terusss
Mencoba lebih baik




