Selasa, 20 Januari 2015

Bukan Backpacker Singapore hanya mrt minded



Singapore?ah itu dekat, mungkin Negara paling dekat dari Indonesia, banyak orang wara-wiri ke Singapore tiap tahunnya, tapi untuk seorang saya ini pengalaman baru, ditambah selama empat tahun terakhir  tidak pernah membuat ittinerary untuk group selain perjalanan keluarga, ini suatu pengalaman menyenangkan. Yihaaaa…..!


Rencana ke Singapore secara backpackeran sudah sering diwacanakan antara saya dan teman sebelah meja saya, bahkan kami pernah punya ide berangkat dan pulang di hari yang sama, atau ide menginap di changi airport, pokoknya perjalanan backpacker yang irit dan gak pakai event organizer.
Waktu berlalu, wacana tinggalah wacana, hingga dibulan November 2014 seorang atasan mengajak untuk menabungkan honor pribadi (bekasi belum remunerasi, sehingga masih ada honor kegiatan untuk tim, ada SK dan pekerjaan jelas jadi jangan dipikir honor siluman yak)  salah satu kegiatan agar tidak diambil tetapi dipakai untuk jalan ke Singapore, dihitung-hitung honornya plus tambahan dari kantong pribadi Rp.1.000.000 (total Rp.2.500.000 terdiri dari pesawat ke Singapore, hotel satu malem di Singapore, Ez link, penyebrangan fery Singapore-batam, hotel di batam, dan pesawat batam-jakarta) sudah cukup membawa kita terbang ke Singapore.

Kami berbagi tugas, seorang teman ada yang membuat Rencana Anggaran Biaya dan memesan tiket pesawat serta penginapan, ada yang mencari massa untuk bergabung, dan saya kebagian tugas membuat ittinerary. Karena mendapat tugas membuat Ittinerary maka hal pertama yang saya lakukan adalah googling sebanyak mungkin pengalaman perjalanan orang-orang sebelumnya.

Oh iya, untuk beberapa penerbangan diharuskan memasukan nomer paspor terlebih dahulu, untungnya kami yang berangkat semuanya sudah memiliki paspor, sehingga proses pemesanan pesawat lebih lancar, tiket murah didapat untuk tanggal 15 Januari 2015 dan bisa mendapatkan harga Rp. 340.000 Jakarta-Singapore (kami menggunakan tiger air, yang mewajibkan memasukan nomer paspor saat memesan). Dari penjaringan peserta(hedeh…lebay) maka didapatkan 7 orang yang akan berangkat, atasanku 1 orang, 2 orang teman seruangan, 1 orang teman dari pemkab lain, dan 2 orang keluarga dari temanku. Usiapun bermacam-macam. Ada yang 30 an dan ada juga yang diatas 50 tahun, inilah kendalanya…karena kami merencanakan budget travelling yang kemana-mana mengandalkan MRT, maka saya berkali-kali menginfokan jika perjalanan kali ini akan banyak menggunakan kaki yang cukup melelahkan. Karena mereka menyanggupi, maka terjadilah perjalanan ini.

Kami membuat rencana besar bahwa kami akan melakukan perjalanan ke Singapore langsung dan pulang melalui kota Batam. Yihaaaaa…dari googling sana sini akhirnya membuat itinerary…berikut rencana perjalanan
Itinerery Singapore-Batam

Waktu
Tujuan
Keterangan

05.30-07.30
Bandara Soekarno Hatta
Berangkat pagi khawatir macet karena jam kerja

07.30-08.00
Check in
Harus 2 jam sebelum keberangkatan

09.40-11.40(jam 12.40 waktu singapore)
Heading to Singapore
Doa Sebelum Berangkat, semoga diberi kemudahan, kelancaran, dan keselamatan dalam perjalanan

12.40-13.00
melewati imigrasi
Semoga lancar semuanya

13.00-14.00
Makan Siang
Cari resto halal di bandara

14.00-14.30
Menuju Hotel Tai hoe
Naik MRT dari Changi ke tanah merah kemudian naik EWL(line hijau) ke Outram Park kemudian ganti ke line NEL (ungu)menuju Farrer Park

14.30-15.00
Istirahat, Sholat, bersih-bersih
Karena dan Kondisi Perjalanan Jauh, maka sholat fardhu di jama' saja

15.00-16.00
Chinatown
Banyak souvenir murah disini, beli yang kecil-kecil saja

16.00-16.45
Perjalanan menuju Pulau Sentosa
dari Farrer Park Station langsung menuju Station Harbour Front, dari harbour front naik ke vivo mall di lantai 3 untuk naik sentosa express, turun di universal Studio

16.45-17.45
Foto-foto di depan universal studio


17.45-19.00
Makan malam di Resto Taste Of Asia
dari universal studio menunggu kembali sentosa express pindah ke beach station, makan di resto tersebut yang Menurut website restoran ini halal

19.00-20.30
Menonton Wing Of Time
Karcis sudah dibeli tinggal ditukar saat ingin menonton

20.30-21.30
Clarke quay (baca clarke qi)
ke daerah gemerlapnya singapore , cukup menikmati dipinggir sungai singapore saja atau bisa naik river cruise mengelilingi river di singapore (22$, 40 menit), jika tidak suka ke tempat ini bisa di skip untuk langsung ke hotel, turun di farer park station tidak perlu berpindah MRT) atau yang mau ke orchard road juga bisa. dari station clarke quay naik mrt turun di dhoby gaut pindah ke NSL(line warna merah)turun di orchard. pulangnya dari orchard ke dhoby gaut lalu ambil line ungu NEL turun di farer park (INGAT MRT PALING MALAM JAM 11). jika lewat jam 11, cek ke stasiun dan bisa naik taxi pulangnya

22.00-22.15
Menuju Hotel Tai hoe
Istirahat, sholat dan jika masih belum lelah bisa belanja di mustafa centre yang buka 24 jam non stop 

06-8.30
Bangun, Sholat, Sarapan, Yang ingin ke mustafa centre atau little india
Karena tidak disediakan makan oleh hotel, maka untuk makan pagi bisa disiapkan sendiri, Hotel Tai Hoe berada di kawasan Little India atau sekedar jalan-jalan dengan bus

08.30-10.00
Merlion Park
Barang-barang sudah dikeluarkan dari kamar, titip di resepsionis untuk diambil pukul 6 sore.

10.00-12.30
Orchard Road
Yang menaiki wahana di merlion park kumpul jam 10.00 di rafless Place station untuk menuju Orchard Road (info di lucky Plaza lt.2 ada ramayana Craft)

12.30 paling lambat
Ketemuan di Orchard Road
Saling komunikasi saat janjian di Orchard

12.30-13.30
makan siang, sholat dan Acara Bebas
Makan Siang di Orchard (katanya ada masakan padang) dan Sholat di Masjid di Orchard Road

13.30-18.00
Acara bebas, jam 17.30 sudah kumpul di Tai Hoe Hotel
Alternatif acara Bebas
1.    Bisa tetap belanja di Orchard Road
2.    Ke Bugis Street naik MRT dari Orchard turun di city Hall pindah ke MRT EWL (Hijau) turun di Bugis
3.    Naik Singapore Flyer dari orchard turun di dhoby ghaut naik jalur kuning(CCL) turun di Promenade
4.    Ke china town dari orchard turun di dhoby gaut lalu naik jalur ungu NEL yang menuju harbourfront turun di Chinatown
5.    Yang ingin belanja di Mustafa, dari orchard turun di dhoby gaut pindah ke NEL yang tujuan punggol, turun di farrer park

18.00-18.15
Menuju Harbourfront


18.15-19.15
Makan malam di Pelabuhan


19.15
Check in kapal ferry


21.00-21.00(waktu batam)
Heading to Batam menuju nagoya hotel
Indonesia We are coming (Semoga diberi keselamatan dalam pelayaran)

06.00-12.00
Acara Bebas (keliling karena sewa mobil disana)
Belum buat itinerary di batam

12.00
Check out


16.00-17.00
Menuju Bandara Batam


18.00-19.40
Check in


19.40
Heading to Jakarta
Dengan citilink, Semoga diberi keselamatan dalam penerbangan
Hal Yang harus diperhatikan
1. Membawa cairan tidak lebih dari 1 L dan perbotol tidak lebih dari 100 ml, kemudian tiap botol cairan di taruh di dalam plastik yang ada zipper nya seperti plastik obat (membawa cairan kurang dari 100 ml di wadah yang lebih dari 100 ml juga tidak boleh)
2. membawa payung dan jas hujan plastik, mengingat kita akan pergi di bulan januari yang memiliki curah hujan tinggi dan waktu yang terbatas
3. Mengingat perjalanan akan banyak menggunakan MRT, maka gunakan pakaian dan sepatu yang nyaman
4. bawa botol kosong, harga minuman sangat tinggi di Singapore
5. Selalu membawa Identitas (paspor) dan peta singapore dimana saja

Itinerary ini dibuat tepat sehari sebelum kejadian Air asia sub-sin jatuh di pangkalan bun, wah rasanya saat mendengar beritu jatuhnya pesawat cukup bikin campur aduk, deg-degan dan lain sebagainya, tetapi suami mengingatkan bahwa usia itu milik Allah, jika memang waktunya ya persiapkan dengan baik, jadi tidak boleh takut naik pesawat, jika memang sudah waktunya meninggal jangan histeris tetapi berdoa minta masuk surga…bijaknya suami gw…huahahahah…tenanglah hati ini

Setelah ittin dibuat pada kenyataannya inilah yang terjadi…
Kami janjian di pangkalan damri pukul 5.30 dengan anggapan langsung naik damri pada jam segitu, namun akhirnya kami naik ke dalam bus pukul 5.50, Alhamdulillah busnyapun langsung berangkat dan sampai sesuai dengan rencana yaitu pukul 7.30 di terminal 2D, masuk kedalam langsung antri, jangan lupa siapkan passpor dan tiket, waktu itu petugas tiket sempat menanyakan apakah kami sudah punya tiket pulang, karena jawabannya kami naik penyebrangan ferry, mba penjaga tiket langsung berkata “siapkan uang kurang lebih 5 (lima juta) ya, supaya gak ada masalah di imigrasi sana karena tiket pulang belum ada, dan masuk ke dalam imigrasinya berurutan ya”, kami mengiyakan, walau dalam hati saya berkata ah kami amanlah karena sudah punya tiket kapal penyebrangan, hotel dan ittinerarynya bahkan tiket penerbangan ke Jakarta semua sudah siap. Oh iya disini kami juga langsung membayar airport tax sebesar Rp.150.000,-

Setelah cek ticket, kami ke imigrasi ada tulisan All Paspor, ingat jangan datangi counter sambil bertelpon atau melihat sms, kalau tidak mau ditegur. Dibagian imigrasipun dilarang untuk berfoto ria. Oh iya, sebenarnya ada auto gate, tetapi karena sebagian anggota merasa belum familiar, jadilah kami pakai cara manual saja dengan mengantri. Sampai sini kami diminta menunggu di gate tiger air, sebelum masuk pintu menunggu jelaslah segala bentuk macam minuman, senjata tajam dan lainnya di periksa dahulu. Karena di cabin tidak boleh membawa cairan lebih dari 1 lt, dan per jenisnya tidak boleh lebih dari 100 ml. semua anggota aman tanpa hambatan…jadilah kami menunggu duduk manis didalam gate, karena masih jam 8.00 WIB, sholat duha terlebih dahulu, jalan-jalan boleh tapi sholat, ngaji, dzikir jangan lupa dong.

Waktunya berangkat, duduk manis diatas pesawat sambil berdoa dan saya biasanya membunuh waktu dipesawat dengan tilawah, menentramkan dan biasanya gak berasa sudah 1 juz, beda kalau di rumah 1 juz berasa lama banget hahahahaha. Baru 15 menit perjalanan, atasann saya kelaparan karena belum makan pagi akhirnya pesan makanan, Cuma pesan nasi lemak untuk 3 orang habis $48, hahaha untungnya di traktir kalau kagak bisa habis uang saya cuma beli nasi lemak diatas pesawat, saran saya gak usalah jajan diatas pesawat, rasanya tidak enak harga mahal.

Jangan lupa juga mengisi kartu dembarkasi, kartu isian untuk masuk Singapore yang diserahkan saat tiba di imigrasi Singapore. Kartu ini banyak dibawa pramugari, jadi jangan lupa diminta dan diisi ya. Lama penerbangan kurleb 1 jam 20 menit, lebih cepat dibanding jadwal sebenarnya. Wehehehehe akhirnya sampai changi, dan tau kan tempat pertama yang dituju? Yes… Rest room…bersih-bersih deh, jangan takut gak bisa pakai air ya ada bilik yang ada airnya kok tapi nyiramnya pakai sensor, jadi dibaca bilik kamar mandinya dengan seksama. Keluar kamar mandi kita diminta menilai kebersihannya kayak papan digital di alfamaret gitu tapi lebih besar, gak diisi juga gak apa kok.

Setelah bebersih pakai bedak dan rapihin baju, kami berjalan mengikuti arah petunjuk kedatangan untuk mencapai imigrasi, tak lupa berfoto sebelumnya karena changi merupakan airport yang menyenangkan untuk yang senang di foto dengan berbagai pose dan background, sayangnya karena masih ada deg-degan yang belum terselesaikan yaitu imigrasi maka buru-buru deh menuju imigrasi hahahahah…baca doa sebelum masuk imigrasi, takut kena random check…Alhamdulillah semua teman aman dan gak ada masalah, gak ada yang ditanya berapa uang yang dibawa, gak ada ditanya tiket dan lain sebagainya…Alhamdulillah…yes itu berarti kami sudah sah masuk Singapore.

Kami menuju pintu keluar dan bertanya sebentar bagaimana menuju MRT, petugasnya baik sebelum ditanya sudah memberi petunjuk terlebih dahulu, karena kami berada di terminal 2, jadi kami tinggal turun ke bawah mengikuti petunjuk train to city. Sampai didepan pintu masuk, kami beli ez link, untuk kartu ini beli pada counter yang ada pegawainya, kalau yang mechine biasa itu untuk single trip saja. Penggunaan kartu ez link sangat manfaat karena disana kami banyak menggunakan kendaraan umum, jadi bisa naik mrt, bus, bahkan masuk sentosa island dengan kartu ini. Harga $12 ($5 kartu, $7 isi) kami top up $10 lagi karena takut kurang, jadi masing-masing punya $22.

Dari Changi semua MRT harus berhenti di stasiun tanah merah, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke masing-masing tujuan, banyaklah membaca dan bertanya agar tidak bingung sendirian. Dari tanah merah kami menuju hotel Tai Hoe, itu berarti kami harus turun di Farrer Park Station (baca peta mrt ya biar tau jalurnya mana saja), tiga kali kami berganti mrt sampailah di farrer park . karena dari pagi yang lain belum sarapan, maka kami makan dulu di mc D, salah satu tempat makan halal di Singapore oh iya, mungkin agak susah bertemu nasi putih disini, untuk mc d sendiri hanya ada kentang sebagai karbohidrat.

Setelah mengisi perut, naik keatas, berjalan sebentar sampailah kami di tai hoe hotel, disambut dengan resepsionist yang baik hati, kami menerima remote ac dan tv. Istirahat, mandi dan sholat untuk kemudian menuju Chinatown dan sentosa island. Satu hal yang saya salut di Negara ini naik mrt itu sebenarnya harus berjalan jauh tetapi saya gak pernah berkeringat disini, escalator, lift semunya tersedia, jadi orang tua itu gak disusahkan dengan naik tangga, dimana-mana ada escalator, walau banyak jalan saya merasa nyaman dengan mrt, sempat naik bus tetapi karena tandanya gak jelas, jadi bikin panic dan gak bisa duduk tenang hahahahha.

Belanja sebentar di Chinatown, lalu bergerak ke sentosa island, masuk sentosa cukup men tap ez link saja, jika tidak punya ez link silahkan beli tiket di counter atau tiket mechine. berfoto di USS dan toko permen didepannya. Setelah berfoto kami menuju beach station, tempat pertunjukan wings of time (biaya $18). Pulang dari nonton wings of time kami menuju Clarke quay untuk naik river cruise($22), mengelilingi sungai Singapore…pemandangan malamnya indah, bahkan banyak orang yang hanya duduk-duduk ditepi sungainya jika tidak ingin naik perahu.

Setelah selesai naik perahu kami menuju hotel kembali dengan mrt, sebelum masuk hotel ada semacam food court yang didalamnya ada warung padang dan nasi rames…yihaa memanjakan lidah dengan masakan Indonesia. Oh iya kalau ada yang ingin memesan the tawar hangat namanya dalah teh O kosong. Setelah masuk kamar hotel, beberapa ada yang langsung istirahat, saya sih sholat dan menghitung pengeluaran kemudian jam 12.00 waktu Singapore, dengan dua orang teman lainnya keluar hotel menuju Mustafa centre yang buka 24 jam. Rame juga disana, harga memang ada yang lebih murah, ada yang sama saja, ada yang lebih mahal. saya yang matanya sudah merah kemudian pamit pulang duluan dari 2 orang teman lainnya tanpa berbelanja.
Esok paginya berencana pagi-pagi sudah jalan-jalan, tetapi jam 7 pagi masih gelap hahahah, akhirnya jam 8 baru bisa keluar kamar hotel. Naik bus menuju bugis street karena atasan saya mau sarapan disana katanya, tetapiiiii ternyata beliau hanya kangen makan di kfc jalan bugis. Mau keliling bugis juga took-toko belum buka, melihat kondisi ini langsung balik kanan menuju marlion statue, dari bugis turun di rafles place. Keluar dan jalan menyusuri sungai dan sampailah di marlion. Selesai bergaya maka langsung menuju Singapore flyer, naik Singapore flyer hahahha menyenangkan…kami banyak naik wahana berbayar, tetapi kami tau kualitasnya seperti apa wahana-wahana disana dibanding di Negara indah kami Indonesia.
Selesai dari Singapore flyer kami menuju bugis untuk makan siang, tadinya sudah desperado mau makan mc d atau kfc karena sudah kelaperan, tetapi saat kami berjalan menuju kfc kami menemukan Qi Ji Restoran dengan label halal dari muqis Singapore. Senangnya dalam hati…lalalalalala….hm…rasanya lebih familiar dilidah, Cuma porsinya cukup banyak, makan bertiga total $17. Setelah makan, kami punya banyak tenaga untuk mengitari bugis street, walau kami tidak berbelanja banyak, hanya atasan saya sudah cukup kelelahan akhirnya naik taxi dari bugis street ke hotel $5,3 baiknya pak supir saya hanya diminta $5 saja. Sebenarnya sudah waktu check out dan daripagi kami sudah menaruh barang serta mengembalikan remote ac dan tv ke resepsionist, namun disana kami diperbolehkan menitip barang sampai kami pulang. Karena atasan saya kelelahan akhirnya saya buka kamar 3 jam seharga $30, tadinya minta $45 hanya saja saya nawar heheheh Alhamdulillah dikasih. Akhirnya setelah saya sholat dan istirahat kami meninggalkan atasan saya di hotel, sementara bersama teman yang lain kami menuju orchard makan es krim $1 lalu foto-foto di ion mall, belanja coklat di lucky plaza yang ternyata harganya lebih murah disbanding bugis street. Selesai dari orchard road kami menuju hotel kembali, yihaaa…mandi lalu berangkat makan malem di belakang hotel, setelah makan kami ambil barang dan menuju harbourfront, karena banyak barang kami naik taxi, terbagi dari 2 taxi. Tapiiiii nunggu taxinya itu lamaaa sekali susah diberhentikan, dengan berbekal doa dan usaha akhirnya dapet juga taxinya dua, duh agak panic juga takut sudah telat. Sampai harbourfront Alhamdulillah gak telat. Naik kapal sudah tidak berasa apa-apa karena sebelumnya saya minum antimo hahahah. Sampai batam saya tidur gak kuat jalan keluar lagi, esok pagi sahabat saya yang tinggal di batam menjemput dan mengajak jalan-jalan sementara teman saya yang lainnya sudah pesan kendaraan.

Jam 12 siang saya sudah diantar ke bandara oleh teman karena pesawat kami pukul 14.10, sempat huru-hara tapi semua berjalan dengan baik, hanya sempat sholat menunggu sebentar langsung naik keatas  pesawat. Alhamdulillah kami tiba di soekarno-hatta dengan selamat, sehat walafiat dan kembali bersama keluarga masing-masing.


sedikit agak menyimpang dari ittin tapi on schedule sih...yeayyy...next trip umroh dulu lah ya habis itu arrange lagi negara lain, berdoanya sih mau keliling dunia bareng suami...Allah pasti mendengar doa kita hayo berdoa
















Pengalaman gak harus dengan modal besar, modal doa dan keyakinanpun kita bisa bergerak berjalan

Selasa, 16 Desember 2014

Dia yang mau bertanggung jawab

Suami saya adalah pria biasa, beliau orang lain yang tiba-tiba hadir dalam hidup saya dan lalu atas nama Allah mau mengurus saya dan bertanggung jawab pada saya. Suami saya memang tidak sempurna, karena tidak ada manusia yang sempurna kecuali Rasulullah. Tetapi laki-laki ini mau bekerja keras untuk membangun keluarga bersama saya, laki-laki yang suka marah kalau saya gak nurut, ya iyalah#maafkab istrimu suka ngeyel.

Mungkin kalau tidak menikah dengan beliau, saya tidak pernah sesantai ini hidupnya, semua serba dimanjakan. Terlebih suami saya ini dahulu teman sekelas saya kuliah, beliau jadi tau bagaimana cara kami dalam perbikahan ini menjadi teman yang baik.

Beberapa hari yang lalu beliau bercerita bahwa beliau akan mengadakan acara seminar yang cukup bagus bersama teman-teman mengajinya, seminar tentang parenting. Saya memberikan masukan untuk narasumber, kemudian tiba2 beliau berkata, "gw memasukan elu jadi moderator" sekonyong-konyong gw kaget "hah, kenapa gw?" Secara saya memang semenjak kerja gak pernah lagi jadi moderator ataupun presentasi karena pns tau lah semua tergantung atasan, saya hanya pembuat saja. lalu dengan yakin dan mantap suami saya berkata "karena yakin elu mampu dan elu keren kalau bervicara". Oh no, saya tersanjung mendengarnya.

Walau akhirnyapun saya tidak jadi moderator beliau tetap menganggap gw hebat...ah tersanjungnya...padahal gak bisa apa2 hahhahah

Suamiku kau memang tak sesempurna pangeran-pangeran negeri dongeng itu, tetapi kau sempurna dihatiku....halah








Mencoba lebih baik

Minggu, 07 Desember 2014

tenang ada Allah

Ketika semua orang tidak percaya akan kemampuan kita
Ketika semua orang meragukan keberadaan kita
Ketika banyak orang merendahkan kita
maka, yakinlah bahwa ada Allah yang menilai setiap proses keberadaan kita
hanya Allah yang tahu untuk apa dan mengapa kita ada dan berada pada posisi saat ini

kawan, sering kita merasakan seperti syair diatas, entah kemarin lusa atau yang akan datang, terkadang kita bersedih akan kenyataaan, tapi ingatlah tidak ada yang sia-sia didunia ini dan tidak ada yang kebetulan didunia ini, semua yang terjadi atas ijin Allah bahkan jatuhnya daun juga atas ijin Allah dude.

dulu saya pernah bertanya pada suami saya diawal pernikahan, "bagaimana kalau seandainya elu jahat sama gw, meninggalkan gw dan tidak bertanggung jawab pada gw?" dengan muka biasa saja suami saya menjawab, "apakah elu percaya pada Allah? kalau percaya, seandainya memang pada posisi diatas elu berdoa yang banyak pada Allah dan berdoa agar gw kembali pada jalan yang benar, sesungguhnya gw mau selalu baik, walau gw gak tau kemudian hari akan seperti apa" dalam hati saya, iya bener yah kenapa juga mengkhawatirkan hal yang belum terjadi, lagian kalau ada masalah lapor saja pada Allah, kan Allah maha segala.


*abaikan panggilan sayang gw dan suami heheheh masih elu dan gw
Mencoba lebih baik

Sabtu, 29 November 2014

Jangan politisasi pns

Lagi banyak sekali hastag tentang jangan politisasi PNS, penyebabnya adalah kebijakan2 yang dibuat dan terkesan menyudutkan.  pns gak boleh rapat di hotel, makan minum rapat harus kacang2an atau hasil kebun rebus2an, undangan nikah gak boleh lebih dari 400 undangan dan lain sebagainya.

Saya pegawai negeri sipil yang termasuk santai saja sih menghadapi ini, salah satu sikap saya adalah gak melakukan hastag diatas, karena ada beberapa yang saya setujui dari surat edaran menpan tersebut, walau saya juga gak setuju pns itu diatur terlalu berlebihan.

Gaji pokok saya kecil, lebih rendah dari umk kota saya walau selain gaji pokok ada juga tunjangan2 yang membantu kehidupan saya. pns amburadul itu karena sistem yang gak berjalan dengan baik, pengawasan yang kurang. Hal yang baik dari sebuah sistem yang baik adalah pengawasan.

Ah PNS banyak yang ingin menjadi sepertimu, tapi kamu dianggap sebagai musuh negara. Baiklah bekerja saja sesuai sumpah, tak usah perdulikan mereka yang tak suka kita, biat saja Allah yang mencatatnya sebagai amal ibadah
Mencoba lebih baik

Kamis, 27 November 2014

campur-campur-campur

saya selalu susah move on (bahasa jaman sekarang) dengan kampus saya pertama ya, kampus pertama saya yaitu...Universitas Indonesia, dimana saya merasa disanalah masa berakhirnya jenjang sekolah putih abu-abu, berakhirnya les bejibun yang hadir setiap hari, kalau jaman dahulu sudah ada sosial media mungkin kicauan saya akan membanjir sosial media yang berisi keluhan hahahhah

tapi bukan itu yang ingin saya bahas, saya ingin bersyukur dengan keadaan saya saat ini, saya yang menuju kantor hanya 10 menit dari rumah, saya yang seorang pegawai negeri daerah dengan gaji yang pas bisa melihat daerah lain yang belum pernah saya kunjungi, saya yang berangkat kerja pukul setengah delapan pagi, bisa pulang kerumah pukul empat sore, rasanya saya patut bersyukur penuh pada Allah, pembandingnya adalah teman-teman saya, ya mereka ibu pekerja yang pagi hari buta harus sudah berangkat menuju kantor dengan dihadapkan dengan kemacetan, sesaknya kereta api atau kendala lainnya.

jika menilik masa lampau, maka saya akan jatuh pada masa putih abu-abu, dimana saya yang berdomisili di kota Bekasi mengenyam pendidikan SMA di Jakarta Utara. Pagi buta saya sudah bangun, sholat subuh dan berdiri didepan perumahan untuk menunggu bus P.40 atau P.25 atau kadang omprengan karyawan yang menuju kelapa gading. pulang kerumah biasanya sudah pukul 4 atau 5 sore, karena saya sekolah sampai jam 3 sore. hari minggu pun tidak ada yang namanya liburan yayayay saya harus les nurul fikri hoam...hoam...tapi saya bahkan lupa dan tidak merasa tertekan denga kondisi ini. satu-satunya indikator yang terlihat hanya pada berat badan saya yang diusia 14 tahun cuma 38 kg.

memasuki jenjang kuliah di universitas indonesia, saya merasa beban hidup mulai terurai hahahhaha, ikut kegiatan sebanyak-banyaknya, bahkan sampai punya jargon "Jangan sampai kuliah mengganggu kegiatan" hedehhhh...tapi saya mah bukan yang nakal-nakal banget, tetap lulus sesuai dengan waktunya. hm...masa ini tuh masa yang paling indah bagi saya, belajar naik gunug, belajar menyebrangi pulau, belajar punya penghasilan sendiri, belajar jadi eo sejati bahkan belajar jadi trainer outbound ya disini. masalah perjalanan pulang pergi bekasi-depok hampir setiap hari saya lakoni, lelah capek dan sebagainya dari ngejar-ngejar bus di jalan baru kampung rambutan sampe tidur di bus sambil berdiri itu mah hal yang biasa terjadi saat masa ini.

setelah saya melalui masa-masa diatas, saya mulai merasa tidak ada masalah dengan jarak dan transportasi ke tujuan baik waktu saat saya bekerja dan kuliah lanjutan, nah, saat saya mencapai kemudahaan bekerja saat ini, saya merasa ini adalah bonus yang Allah kasih karena memang tidak ada keluhan disetiap tahapan diatas. semua memang ada ganjarannya, bersabarlah maka kau akan mendapatkan ganjaran yang setimpal. yakinlah itu!!!

saat ini saya mau pergi ke




Allah akan mengabulkan doa saya. Aamiiinnnn

untuk apa jurang itu harus dibuat menjadi lebar

Kesal, bahkan emosi jiwa jika membaca postingan teman-teman di jaman perpolitikan saat ini, masalah perbedaan Jokowi dan Prabowo, saya memang bukan memilih Jokowi tapi saya bisa berlapang dada menerima pak Joko jadi Presiden, tapi kenapa sih para pendukung Jokowi ngomongnya suka ketus-ketus. serammmm, mungkin hanya segelintir saja yang seperti itu, sisanya mungkin mereka orang baik. aamiiinnnn

bukan saja masalah perpolitikan tapi bangsa ini sedang diteror masalah perbedaan agama,  kenapa?duh masalah babi haram, bayangkan seorang nasrani memposting tulisan bahwa percuma muslim melarang makan babi tapi tetap korupsi....hadeuhhh, beda banget sih ranahnya selain itu adalagi postingan tentang seseorang yang bersikap tidak ingin menyekolahkan anaknya disekolah islam, karena islam mengajarkan perbedaan yang mencolok. tulisan adalah tulisan, lalu, untuk apa hal itu dicuatkan ke ranah sosial media sepertinya sudah tidak adalagi sikap menghargai dan menghormati seperti yang diagung-agungkan selama ini.

saya sendiri memiliki keluarga yang ditakdirkan beranekaragam, dari budaya sampai dengan agama, kakak ipar saya, mertua laki-laki saya, adik ipar saya bahkan bude dan ompung kandung saya sendiri berbeda agama dengan saya, tapi kami saling menghargai dan menghormati. kami nyaman dengan keanekaan ini, saat ompung saya meninggal, karena jenazah disemayamkan di gereja maka saya datanglah ke gereja, ayah mertua sayapun menyediakan ruang khusus bila kami datang ke rumahnya untuk sholat. semua sudah digariskan dan ditakdirkan bahwa kami harus duduk berbarengan bersama-sama, lalu untuk apa sih perbedaan yang selama ini sudah baik dibuat jadi jurang pemisah.

tetaplah seperti dahulu, tetap menghormati dan menghargai...agamu agamu agamaku agamaku, tetap saling membantu bersama-sama


Mencoba lebih baik

Senin, 17 Februari 2014

Kegilaan nomer 200

Hari ini 17 februari 2014 adalah 1 hari menjelang usia 30 tahun . ya saya sudah menjelang 30, sudah 2 tahun 4 bulan menikah dan sampai saat ini belum dipercaya memiliki keturunan. Ah lagi2 masalah keturunan, gunung aja takut dikasih amanah ini manusia minta-minta amanah. Ya walau saya terlihat santai tapi tetap kami ingin juga seperti yang lain memiliki keturunan, kami juga tidak ingin sepi bukan hihihi. Hari ini pun saya sudah terlambat kurang lebih 10 hari dari siklus bulanan saya, sudah sejak dari terlambat 1 hari saya terus test urin, hampir tiap pagi dan sore saya test. Jangan tanya berapa test pack dan berapa jenis test pack saya gunakan selama 10 hari ini. Dari yang harga 3 ribu sampai 25 ribu. Hasilnya? Tentu tidak jelas dan saya terus berkutat dalam imajinasi saya bahwa ada 2 garis tipis, selama 10 hari saya menganggap diri saya hamil. Gila!!! Ya betul saya seperti orang gila, wong suami aja gak melihat gari samar apapun lah kok saya bisa bilang ada ya? Inilah kegilaan saya nomer 200 (ngikutin kegilaan arai hahahah).

Hari ini saya tersadar, menyudahi kegilaan saya beberapa haro ini, sepulang rapat dari kantor menuju rumah saya sempatkan membeli test pack kembalu, langsung 3 hahhaah, sampai rumah saya langsung test karena alatnya bisa dipakai pagi siang malam. Tentunya dengan hasil negatif benar2 tidak terlihat samar sama sekali, mungkin kegilaan saya mulai berkurang sehingga samarnya pun tidak terlihat. Selepas shalat ashar perut saya melilit dan seperti ada cairan haid keluar. Eng ong eng ada darah yang keluar...kali ini sama dengan bulan lainnya bersyukur, bersyukur masih punya siklus bulanan, bersyukur kegilaan kambuhan setiap terlambat siklus bulanan menyembuh serta bersyukur atas segala hal. Mungkin bulan ini belum insha Allah usaha lagi sampai Allah berkata " silahkan mba ima dirawat anaknya" masa itu akan datang, aku yakin ya Allah masa itu pasti akan datang.

Hari ini 1 hari sebelum usia 30 aku berusaha berdiri tegar menghadapi kenyataan, mengalahkan kegilaan dalam imajinasiku. Allah pasti mendengar doa-doaa kami, para pencari harapan