Selasa, 15 Desember 2015

Bakmi Jogja


Saya mau review sedikit tentang sebuah rumah makan di Jogja, namanya Bakmi Mbah Gito, saya itu pencinta mie, dari mie ayam gerobak biru sampai dengan sekelasnya pasta-pasta. kalau pergi kesatu daerah saya pasti mencari makanan berbentuk mie, nah saya baru tau ada bakmi jogja setelah saya bekerja, waktu kecil walau saya sering mudik ke Jogja tapii orang tua saya tidak pernah mengenalkan bakmi kepada saya. 

setelah dewasa akhirnya bertemulah saya pada bakmi kadin di jogja, kalau dari malioboro dekat karena tepat di gang setelah jembatan sayidan, ancer-ancernya dari nol kilometer ke kiri, melewati jembatan sayidan nah masuk ke gang sebelah kanan, alamt tepatnya hasil googling adalah sebagai berikut: Jogja BAKMI KADIN Jl. Bintaran Kulon No. 3 & 6 (sebelah wartel Kadin) Telepon : (0274) 373396. dari rasa yah hampir sama dengan bakmi jogja dimana saja, ada beberapa pengolahan mie, favorite saya ya mie rebus, ayah saya suka mie nyemek, kalau ibu dan pak swamse kurang suka bakmi heheheh, yang bikin kapok adalah lamanya mengantri atau menunggu pesanan, kadang sampai 1 jam lebih, ada iringan lagu keroncong sih untuk membunuh waktunya. 

nah setelah punya ritual wajib di bakmi kadin, akhirnya pada liburan ke jogja kemarin, pak swamse nyari tempat ang berbeda namanya bakmi mbah Gito... Jl. Nyi Ageng Nis No. 9, Daerah Istimewa Yogyakarta 0852-2840-8800, jam buka 10:00 AM – 11:00 PM. saya kesana saat makan siang, rasa bakminya ya sama tapi ada minuman sasparela, tempat makannya unik, tidak seperti rumah makan atau resto kekinian 
Pak Swamse bergaya di depan warung mbah Gito

Warung Mbah Gito

Bersama kerupuk gendar atau kerupuk puli dan minuman sasparela, kesukaan saya



lihatkan dibelakang ada batang pohon, nah begitulah bentuk rumah makannya, unik sekali. jangan lewatkan bakmi mbah gito jika ke Jogja, saya mengandakan google map saat mencari alamat bakmi ini.

Pak swamse bergaya

untuk urusan harga, memang bakmi mbah gito ini lebih mahal sedikit dari bakmi kadin, tapi kelebihannya banyak spot foto yang unik disini. selamat berwisata kulner di Yogya....













Mencoba lebih baik

Kamis, 10 Desember 2015

hotel Ibis Styles Yogyakarta



Ceritanya setelah datang ke konser sheila on seven(SO7) di bulan oktober 2015 kemarin, saya jadi rajin stalking tentang personil SO7 ini, padahal sukanya sudah lama dari tahun 1999 lah hehhehe,  eh baru niat stalkingnya baru ini. Info yg didapat mereka eros, duta  dan adam punya cafe kecil di yogya sana dengan review makannannya enak-enak, alhasil segera kami cari waktu untuk jalan ke yogya. Aku ijin sehari, suami ambil cuti, jadilah kami jalan tanggal 3 desember 2015. Mulai googling tentang penginapan, mulai galau kalau sampai penginapan, mau dekat malioboro atau jauh dari sana, mengingat kami tuh hobby keluyuran jauh tapi juga hobby liat keramaian.


Akhirnya setelah searching review, liat harga promo di agoda.com dan travelloka, maka diputuskan kami menginap di ibis styles yogyakarta, nah review kali ini khusus untuk Ibis styles saja karena kalau tentang jalan-jalannya akan dibahas terpisah.

Penampakan Kamar Mandi




Saya memesan hotel sejak tanggal 3 desember, padahal saya baru sampai jogja tanggal 4 pagi jam 6 pas, oleh karena itu walau agak rugi tapi saya tetap memilih tanggal 3, mengingat sampai jogja pingin langsung tidur dan gak repot cari makan pagi karena sudah disiapkan hotel, baru setelah pukul 8 siap explore. Jam 6 pagi kami sampai di jogja, ketemu dengan pemilik rental sepedah motor rogo, jogja macet jadi kami suka naik motor di yogya karena lebih fleksibel, tapi ini untuk keluarga yang masih berdua saja, kalau bawa keluarga yang banyak ya pakai saja angkutan umum atau mobil pribadi atau rental mobil, semua di mudahkan di yogya. Selesai transaksi plus bayar rental di awal kami terima motor vario 125 yang masih mulus itu, langsung cau ke hotel yg gak jauh dari stasiun. Segera check in, petugasnya ramah sekali. Kami langsung dapat kamar dan bisa makan pagi. Langsung masuk kamar dan ini beberapa penampakan kamar superior queen (lupa tipe kamarnya pokoknya yang superior 1 bed lah)
bung andy my swamse langsung tidurrr...istirahat
Penampakan raknya

Setelah istirahat dan mandi, kami langsung menuju restaurant yang letaknya di dekat lobby, untuk review makanannya, di Ibis menunya tidak terlalu variatif, roti, croissant, bubur, buffet, buah....ya standard makan pagi saja, agak berbeda dengan Ibis Styles Bandung yang lebih beragam, ataupun dibandingkan dengan Inna Garuda Yogya. Selesai Sarapan Pagi kami sengaja naik ke lanti 7 (tujuh) membuktikan review yang mengatakan rooftop hotel ini bagus untuk melihat pemandanga Kota Yogya, ternyataaaa........

Bagus rooftopnya, keren buat foto-foto, 

Sky Bar yang ada di roof top hotel ibis styles


Penampakan Kota Yogya dari Roof top hotel Ibis


Kolam renang di roof top...menyenangkan tapi tidak boleh menyelam, mata suami saya iritasi karena tidak sengaja naluri menyelamnya muncul, minimal usahkan menggunakan kacamata renang jika mau berenang disini, saya sih aman karena kacamata renang baru hihihi

Setiap malam di roof top ini selalu ada live music, terkadang mereka ada juga paket-paket party, hanya saja kemarin kami kecewa, maklum bukan anak nongkrong jadi pas pesan juice, yang datang bukan juice fresh seperti biasa kalau kami beli juice di sekitar rumah, tapi juice kotakan saja yang ditaruh dalam gelas, rasanya seperti kalau kita dapat juice saat naik pesawat garuda, tapi semuanya terbayar oleh pemandangan bagus
Sisi Lain di roof top, bisa untuk foto-foto keren
Totally semuanya menyenangkan, pegawai yang ramah, dekorasi yang baik, beberapa kekurangan bisa ditutupi oleh kebaikan lainnya, oh iya yang punya anak kecil ada juga ruangan bermain khusus anak-anak, saya lupa jeprat-jepret. ada juga musholla di lantai basemant, bersamaan dengan tempat parkir, serta diperbolehkan menitip barang dahulu jika waktu checkout telah lewat atau waktu check in belum tiba tapi kita sudah ada atau masih ada dan ingin main keliling Jogja. sekian review tentang hotel Ibis Styles yogyakarta, semoga bermanfaat buat yang ingin berkunjung kesana.

Selasa, 08 Desember 2015

pengalaman ke jogja di tahun 2015


Buat yang lagi mikir-mikir liburan akhir tahun atau berencana jalan-jalan awal tahun, nih ada sedikit review jalan-jalan yang mungkin bisa diikuti.

Day 1
Hari pertama agak pemborosan, saya sudah pesan penginapan dari hari sebelumnya, jadi ketika kereta api dari pasar senen membawa kami ke jogja kami sudah bisa masuk penginapan dan disiapkan makan pagi. Sebelum sampai penginapan kami sudah menyewa motor namanya penyewaan rogo, mereka menyerahkan motor di stasiun tugu dengan menyerahkan 3 tanda pengenal dan uang sewa full, kami sudah dapat menggunakan motor vario 125 kondisi baru untuk keliling jogja. Sampai penginapan istirahat dan makan pagi di resto penginapan, kemudian berfoto di roof topnya penginapan.

Selesai foto-foto kami menuju benteng vradeburg(maaf kalau salah tulis), hanya dengan rp 2000/org kami bisa menikmati sejarah kota jogja dengan melihat video, 4 diorema dan permainan yang ada didalamnya, kagum banget 2000 rupiah disana sudah bisa liat yang menambah ilmu. Lumayan juga 45 menit keliling museum, selanjutnya buru2 ke taman pintar, tadinya mau masuk planetariumnya tapi karna mengejar sholat jumat, kami masuk gedung oval saja, cukup menarik hanya dengan harga rp.18 ribu rupiah kami bisa belajar banyak tentang sains, ada simulasi gempa, ada dinosaurus replika serta banyak lagi penemuan2 fisika di gedung oval oh iya ada juga akuarium air tawarnya yang besarrrr kayak seaworld mini.

Sholat jumat akan dimulai, pak swamse segera ke masjid di komplek taman pintar, lalu saya?saya jalan kaki ke mirota nyari pesanannya mamake berupa gelas yang ada gambar Ngerso Dalem alias sang Raja Yogya, gubernur yogyakarta. Mutar2 mirota cuma beli gelas dan bedak muka yang sudah habis sejak 3 bulan yang lalu. Saat sudah capek saya keluar dan duduk2 di bangku tunggu depan mirota, kemudian saya disambangi penjual mainan anak
P: "beli mba, buat anaknya"
S: "nggak pak"
P: "belum punya anak ya?untuk keponakan aja"
S: "nggak pak"
P: "dari mana to?"
S: "bekasi pak"
P: "jauh ya, eh tapi orang yogya asli ya?"
S: "bapak saya"
P: "keliatan sih"
S: (kegirangan ada yang bilang gw jogja hahhaha akhirnyaaa padahal selama ini disangka orang sunda, pliss deh yg bilang sunda gw kan itemmm...huffftttt)
P: "kok sendirian?"
S: "nunggu suami jumatan"
P: "hah, dah punya suami?"
S: (senyum sambil ngoyor pindah tempat duduk yg lebih luas)
Sekian percakapan, kemuadian swamse datanggg yeayyyy...makan kita

Next destination adalah cafe tombo ngelak, cafe milik mas adam SO7, makanannya enak hanya saja menunggunya lamaaaa karena semua fresh, tadinya mau pesan banyak tapi beberapa menu yang kami pilih ternyata sedang tidak ada...poor us, akhirnya pesan fethucini carbonara kalau gak salah, hot chocolate dan waffle semuanya gak lebih dari sekitar 50 ribu rupiahhh(masih murah lah ya), saya suka semuanya, pak swamse gak kenyang makan wafle dan fetucini doang, pingin makan nasi, akhirnya nongkrong lagi di sgpc, saat menuju penginapan ketemuk toko jogist ituloh motivator saptuari, kami sebenarnya sudah tau sejak tahun 2012 dikasih tau adik yang kuliah di ugm tapi waktu itu sedang tutup. Nah kali ini kami bisa belanja belanji sambil neduh karena hujan hihihi.

Kelar belanja kaos, kami menuju penginapan buat istirahat dan persiapan mau nonton kabaret di mirota batik yang hanya ada pada jumat dan sabtu malam. Pukul 7 malam kami sudah bersama orang-orang yg menonton kabaret, awalnya agak pusing banyak rokok, namun saat mulai rokok tidak menyala lagi dan fokus pada lucu2an kabaretnya. Pertunjukan 1 jam setelah itu nongkrong di bu narti oseng mercon, pesan beberapa menu kemudian balik ke penginapan, nongkrong di sky bar, pesen jus mangga eh yang keluar jus kotakan hahhahah, agak kecewa tapi yasudah lah ya, lanjut istirohattt buat energi har ke-2.


Day 2

Bangun pagi, siap-siap tadinya mau ke borobudur, eh pak suami ngajak puter arah ke klaten tepatnya umbul ponggok, bisa di searching deh, kolam ikan air tawar. Setelah makan pagi dan sedikit berfoto kami melanjutkan perjalanan. Perjalanan dari yogya ke klaten menempuh waktu kurang lebih 1 jam, berangkat pukul 7.30 sampai umbul ponggok pukul 8.30, biaya masuk 8000, sewa pelampung 7000, sewa snorkle 13000. Jangan khawatir, banyak kamar mandi untuk ganti, setelah nyebur satu jam, pak swamse beride sewa kamera underwater plus foto grafernya biaya 60000/30 menit. Pak swamse mah bergaya aneh-aneh dan saya susah sekali bergaya di bawah air hahahha maafkeun. Awalnya saya fikir airnya akan jorok karena banyak ikan tapi ternyata segar karena airnya berasal dari mata air. Kemudiannn tak terasa 3 jam kami main di umbul ponggok, setelah mandi dan berganti langsung cau, sgolat dzuhur dan maksi di sop pak min klaten tepat di depan candi prambanan.
Umbul Ponggok....seruuuu!!!

Hujan menemani saat perjalanan pulang, beberapa kali berhenti untuk berteduh, langsung menuju penjual tas rajut beli titipan beberapa teman, awalnya mau di tugu eh jalanan ditutup akhirnya ke godean deh, hampir 1,5 jam disana mengikuti kegalauan pembeli dan berjibaku dengan ibu-ibu hoam-hoam, segera menuju penginapan dan tedurrrrr, hari ke- dua memang capek karena perjalanan lama dan berendam airnya lama tapi untung ada neurobion, bangun tidur sholat maghrib badan sudah enakannn. Laparrr sekali malam itu, kami menuju resto pizza nya punya mas duta SO7, ill mondo pizza namanya, pizza tradisional, kejunya banyak, makannya gak dikasih garpu dan pisau, cara makan asli pizza, enak dehhhh gak nyesel makan banyak juga hahahha, kami pesan pizza yang paling favorite disana(saya tanya mas2nya aja dan lupa namanya), fethucini lagi dan enak lagiiii rasanya beda dan saya suka, minumnya saya juga tanya yang paling enak apa, sayablupa juga namanya pokoknya asem dan bersoda pakai madu juga, kalau suami juice alpukat, penutupnya mau choco lava karena habis jadi choco apa ya (saya lupa lagi) pokoknya saya selalu minta yang paling favorit aja, total biaya yang dikeluarkan berdua sekitar rp.156 rebu rupiah(gak terlalu mahal) saya sukaaaa intinya. Kelar makan bener2 pingin langsung tedur lagi dan kamiii pulang tidurrrrrrr. Ada satu resto loka-loka bistro milik pak eros yang belum kami kunjungi, next time di liburan kami 2016 insya Allah.

Day 3
Hari terakhir di yogya sebelum kembali ke bekasi tercinta, pagi-pagi berenang di pool yang belum kami cicipi, setelah satu jam segera packing barang2, makan pagi dan cau ke tempat yg belum kami kunjungi, apa ituuuuu?yup pasar bringharjo, kami sudah lumayan hapal lokasi langganan belanja disana, untuk mengetahui harga real berjalanlah terus ke dalam pasar atau naik ke atas, carilah penjual souvenir maka harga real yang akan ditawarkan sebagai acuan untuk menawar. Kelar di bringharjo langsung ke kurniasari dan tadaaa mereka baru siap setelah makan siang, kembali ke penginapan dan tidurrr sebelum check out jam 12, kami menggunakan kereta pukul 8 malam, tapi seperti biasa pihak hotel mengijinkan barang untuk dititip sementara. Namun lain kali kami akan memilih untuk menitipkannya di loker stasiun tugu biar lebih tenang. suami ngidam sholat di masjid jogokarian, masjid yang katanya setiap sholat wajib penuhnya seperti sholat jumat, sayang kami sampai sana sudah selesai sholat berjamaahnya, setelah sholat kami cari makan siang, kami cari bakmi mbah gito (bisa di googling)rasa ya hampir sama dengan bakmi lainnya, tempatnya unik banget dan jual es sasparella(baru tau gara2 pak agus nitip ini pas gw ke garut), ternyata buatan asli jogja.

Rencana awal mau mudik ke jambon kampung halaman bapak tapi hujan dan gak jadi, akhirnya ke bakpia kurnia ambil pesanan, beli tas karena tas kami gak cukup lalu nunggu jam kereta dengan tidur di amparan masjid keraton, asli kayak backpackeran, untung gak punya rasa malu, di bolehkan juga jadi kami lanjut tidurnya sampai menjelang maghrib sambil ngitung pengeluaran selama di jogja. Namun jam 5 berasa energi dah kumpul, kami ke stasiun tugu nanya loker dan ada, akhirnya pak swamse ambil tas di hotel, simpen di loker dan makan soto sulung yang terkenal di stasiun tugu. Saya sholat maghrib bergantian dan pak swamse di pijit kursi pijit sepuluh rebuan, setelahnya pemilik motor datang, motor dikembalikan dan itu tanda selesailah liburan singkat kami di jogja. Berasa kurang?pasti hahhaha gak pernah cukup untuk menghabiskan waktu di jogja, selalu ingin kembali hanya untuk menikmati suasananya.

Tips: rencanakan liburan sematangnya, pesan penginapan jauh hari sebelumnya, sesuaikan dengan budget, bikin jadwal perjalanan dengan beberapa plan, jika bawa keluarga yang agak tua dan anak kecil bikinlah waktu yang agak banyak untuk istirahat, kami yang masih usia 30 an saja tetap membuat jadwal tidur siang/sore agar badan tetap fit, makan jangan sampai telat, lupakan diet sejenak, berdoa yang banyak agar rencana berjalan baik dan menyenangkan. Selamat membuat rencana liburan anda!!!!




Mencoba lebih baik

Minggu, 12 April 2015

Kunjungan ke-2 dengan Prof. Wachju


 

Akhirnya kunjungan ke-2 tanggal 6 April 2015, setelah cek laboratorium dan hasilnya agak jelek, maka sang profesor menyarankan untuk ke spesialis urologi bertemu dengan dr.Nur Rasyid di RS. Asri Duren Tiga, sebelumnya prof menganjurkan untuk periksa hormon di lab, setelah cek di urologi 3-4 bulan kemudian bertemu lagi dengan prof. wachju. semoga saja segera ditemukan penyebabnya, perjuangan ini belum terhenti....


Mencoba lebih baik

Rabu, 04 Maret 2015

a piece of cake

dari kecil orang tua saya selalu menerapkan kejujuran, sejak kecil orang tua saya selalu menerapkan percaya diri, sejak kecil orang tua saya selalu menerapkan bahwa kejujuran adalah keberkahan dan kemuliaan.

bagi saya label atau sebutan utama tidaklah penting, yang penting perilaku dan tindak-tanduk kita, Allah yang akan memperhitungkan setiap kejujuran dan kemuliaan diatas segalanya. guys, terkadang didalam hidup ini ada hal-hal yang mengecewakan, tidak terima dengan kecurangan dan kebohongan, kadang kita terbawa emosi tapi yakinlah Allah yang akan memperhitungkannya.

jujur adalah kemuliaan, jujur itu mudah, berlakulah jujur diatas segalanya




Mencoba lebih baik

Senin, 02 Maret 2015

Konsul Ke Prof Wachyu di RS YPK Mandiri

kemarin 2 maret 2015 saya menyambangi Prof Wachyu di RS YPK mandiri, semuanya karena bestarin wislie yang bolak balik bahkan sampai berbusa nasihatin saya untuk berobat pada beliau. dari pagi saya sudah mules mau ketemu prof yang satu ini, untuk urusan ikhtiar kehamilan memang kami tidak segencar orang lain, total baru 3 dokter plus dokter wachyu dan 1 alternatif pijat yang kami sambangi dalam kurun waktu 3,5 tahun ini.

semua ikhtiar ini baru yang pijat bapak sobari dan prof wachyu yang memberikan obat, dokter-dokter sebelumnya tidak ada saran untuk memberikan kami obat. tapi dari semua ikhtiar kami dua dokter yang mengena dihati yaitu dr. Sutarji pemilik klinik Gucci medika Bekasi dan Prof Wachyu. 


oh iya, untuk mempermudah yang mau berobat dengan Prof. Wachyu, ini tata cara pendaftarannya di RS YPK mandiri, nih ya saya kasih tahap-tahapannya kalau mau berobat dengan beliau di RS.YPK.

1. telpon dulu tuh RS YPK 021-3909725, telpon 3 hari sebelumnya ya, dokter wachyu tuh jadwalnya senin dan selasa jam 17.00 sampai dengan selesai (mungkin jam setengah sebelasan malam). saya dapet nomer terakhir karena daftarnya saat itu juga (maklum belum paham), selain di YPK beliau praktek di RS. Bunda (monggo di search)

2. setelah daftar datanglah sesuai dengan waktu yang dianjurkan oleh petugas pendaftaran, tapi bagus juga jika datangnya dua jam sebelum anjuran petugas, berharap banyak yang gak datang setelah mendaftar jadi bisa maju tuh nomer kite hehehhe.

3. bawa buku atau laptop atau lagu yang bisa membunuh waktu luang, sehingga tidak bosan

4. sabar menanti, profnya ramah dan baik, pokoknya menyenangkan, ini adalah perjuangan untuk mendapatkan yang amat berharga jadi berjuanglah dengan sepenuh hati

5. untuk yang pertama kali datang, siapkanlah uang 1-1,5 juta karena sekitar segitulah saya menghabiskan uang saat konsultasi pertama kali

selamat berobat ya, semoga ada keajaiban dari Allah S.W.T







Mencoba lebih baik

Minggu, 01 Maret 2015

Grogiiiii

Dag dig dug duerrrr

hari ini mau ketemu prof wachyu di RS YPK Mandiri, ini dokter ketiga saya setelah 3,6 tahun menikah dan belum juga dikarunia keturunan.

semoga saja ini lebih cocok dari dokter sebelumnya, sebenarnya saya cocok juga dengan dokter yang di KLINIK GuCCi Rawalumbu, Bekasi. hanya saja, kali ini saya akan coba berobat dengan Prof Wahyu sesuai dengan arahan sobat saya Bestarin Wislie. duh, beneran deh nih perut mules, ngilu sana sini, deg-degan gak teratur. grogi banget.....




















Mencoba lebih baik